Assessment GCG RNI Resmi Dimulai

JAKARTA – Assessment Good Corporate Governance (GCG) PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) tahun 2018 resmi dibuka oleh Direktur Utama RNI B. Didik Prasetyo, Senin, 22 Januari 2018, di Ruang Seminar Gedung RNI, Jakarta. Acara yang turut dihadiri Direktur Pengendalian Usaha dan Manajemen Risiko Elka Wahyudi serta para Group Head dan Tim Assessor dari Dinamika Pasifik Solusindo (DPS) tersebut menandai dimulainya proses assessment yang akan berjalan hingga 1 bulan kedepan.

 

Pada sambutannya di acara yang bertajuk Kick Off Meeting Aseessment GCG 2018 tersebut Didik mengatakan, nilai Assessment GCG RNI pada tahun sebelumnya cukup tinggi, berada di angka 84 dengan kategori Baik. Untuk itu, ia berharap, pada tahun ini nilainya dapat kembali naik. Hal tersebut sejalan dengan kebutuhan perusahaan bahwa pada tahun-tahun ke depan penerapan GCG sangat perlu untuk kelangsungan usaha RNI.

 

Untuk pelaksanaan tahun ini, Didik berpesan agar Tim Assessor dapat melihat dan menilai beberapa aturan dan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan Direksi pada tahun 2017. Apakah aturan dan kebijakan tersebut sudah menunjukan terjadinya peningkatan penerapa GCG di RNI atau belum.

 

“Mohon di-assess secara objektif. Apabila ada yang masih belum sesuai kami sangat menunggu rekomendasi dari Tim Assessor agar dapat kami perbaiki,” ujarnya.

 

Didik berharap, hasil assessmen GCG di RNI semakin baik dan dapat berdampak pada peningkatan kinerja RNI dan perbaikan penerapan GCG di Anak Perusahaan. “RNI merupakan barometer penerapan GCG di Anak Peusahaan,” ujarnya.

 

Pencapaian skor GCG RNI selama 3 tahun terakhir berada pada tren yang positif. Pada tahun 2014 RNI memperoleh skor 84,19 sedangkan di tahun 2015 memperoleh skor sebesar 83,75 dan di tahun 2016 meningkat menjadi 84,93.