Direktur PUI PT RNI Menjadi Pembicara di Fakultas Teknologi Pertanian IPB: Fase Pasca Kampus Membutuhkan Lebih dari Sekedar IPK

BOGOR - Pada hari yang sama, Minggu, 30 April 2017, Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) Agung P. Murdanoto juga menjadi pembicara pada Fateta Career Development (FCD) yang dilaksanakan BEM Fakultas Teknologi Pertanian IPB, di Auditorium Abdul Muis Nasution, Fakultas Teknologi Pertanian IPB, Bogor.

 

Pada acara yang bertujuan untuk memberikan bekal pengetahuan kepada mahasiswa Fateta guna mempersiapkan kehidupan pasca kampus, Agung P. Murdanoto tampil sebagai pembicara bersama Handito Hadi Joewono, CEO Arrbey Consulting yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Tech Startup Indonesia (ATSINDO).

 

Pada paparannya yang berjudul Tune In & Turn On Agung mengatakan, dalam menghadapi kehidupan pasca kampus khususnya di dunia kerja tidak dapat hanya mengandalkan latar belakang pendidikan, almamater, dan IPK, dibutuhkan setidaknya tiga hal, yaitu passion, motivasi, dan kemampuan berinovasi.

 

“Pada recruitment PT RNI yang baru saja dilaksanakan, kami menerima 14 ribu pelamar dengan mayoritas IPK di atas 3. Jadi hari ini, jika kita ingin diterima dunia kerja yang persaingannya semakin ketat tidak dapat hanya mengandalkan IPK. Bagi RNI, kami butuh orang yang punya passion, motivasi, dan kemampuan untuk berinovasi bersama kami,” paparnya.

 

Agung yang juga merupakan Alumni Fakultas Teknologi Pertanian IPB kemudian memberikan motivasi serta kiat-kiat bagi mahasiswa yang hadir pada kesempatan itu. Ia mengatakan, dalam dunia kerja yang dibutuhkan adalah orang yang dapat bersama-sama bekerja, sehingga apapun latar belakang pendidikan dan almamternya jangan sampai merasa hebat, karena pada awalnya semua akan dianggap sama, kesiapan, kesungguhan, dan motivasi bekerja yang akan membedakan.

 

Sementara itu, Handito yang telah lama bergelut dalam bidang kewirausahaan meberikan masukan kepada para mahasiswa memperkuat jaringan dan komunitas apabila ingin masuk kedunia bisnis. Pasalnya, memulai bisnis itu tidak pernah mudah, saat ini sudah banyak stratup yang gulung tikar karena dimakan oleh kometitornya yang lebih besar.

 

Setelah paparan, dilakukan sesi tanya jawab. Pertanyaan-pertanyaan yang disampaikan tidak terlepas dari tema mengenai pertimbangan apa saja yang harus diambil dalam memilih jalur pasca kampus, tips and trick agar berhasil dalam menempuh pilihan jalur pasca kampus, serta meminta agar narasumber berbagi pengalaman yang dialami ketika memasuki fase pasca kampus.