Dirut RNI Hadiri Peresmian Program Kewirausahaan Petani

INDRAMAYU - Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) B. Didik Prasetyo menghadiri Peresmian Program Kewirausahaan Petani dan Digitalisasi Pertanian, Kamis, 7 Juni 2018, di Kecamatan Sliyeg, Indramayu. Peresmian pilot project kewirausahaan petani yang menerapkan sistem digitalisasi pertanian tersebut dilakukan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo serta dihadiri oleh Menteri BUMN Rini M. Soemarno, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Dito Ganinduto, Bupati Indramayu Anna Sophana, dan sejumlah Direksi BUMN.

Dalam acara persmian tersebut Presiden beserta rombongan meninjau fasilitas Setra Pengolahan Beras Terpadu (SPBT) milik Mitra Badan Usaha Milik Desa Bersama (MBB) binaan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk yang berlokasi di Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. MMB Sliyeg merupakan salah satu pilot project kewirausahaan petani yang menerapkan sistem digitalisasi pertanian dengan sebuah aplikasi Logistik Tani atau LOGTAN.

Menurut Menteri Rini, MBB Sliyeg merupakan upaya dari Kementerian BUMN dalam menterjemahkan arahan dan program pemerintah mewujudkan korporatisasi pertanian. MBB Sliyeg merupakan perusahaan yang dimiliki bersama oleh BUMDES Sliyeg, GAPOKTAN Sliyeg, dan Mitra Bumdes Nusantara. Diresmikan oleh Menteri BUMN pada 11 Januari 2018. Tujuan dari MBB Sliyeg adalah untuk memberikan keuntungan dan manfaat bagi petani di Kecamatan Sliyeg melalui program kewirausahaan dan digitalisai pertanian.

Dalam rangka mensukseskan program ini, RNI bersama Bulog, PPI, Pertani, dan PIP berperan sebagai agen ritel yang menjual produk hasil pertanian. (Corcom RNI)