Program Kemitraan (PK) & Bina Lingkungan (BL)

PT Rajawali Nusantara Indonesia sangat memperhatikan perkembangan usaha kecil dan koperasi yang berada di sekitar perusahaan. Hal ini dapat dilihat dari struktur organisasi, dimana didalamnya terdapat divisi Program Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) yang memiliki program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). PUKK memiliki visi dan misi. Visinya yaitu mewujudkan usaha kecil menjadi pilar ekonomi bangsa sedangkan misinya yaitu mewujudkan usaha kecil menjadi usaha yang tangguh dan mandiri.

Program-program PKBL terdiri dari Kemitraan dan Bina Lingkungan. Kemitraan adalah untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil agar menjadi tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan dana dari 1% hingga 3% laba perusahaan, sedangkan Bina Lingkungan yaitu program pemberdayaan kondisi masyarakat yang berada di sekitar perusahaan, melalui pemanfaatan dana dari perusahaan setelah pajak maksimal sebesar 1%.

Program Kemitraan memiliki sasaran yaitu usaha kecil dan koperasi di sekitar lokasi perusahaan, yang telah melakukan kegiatan usaha dan mempunyai prospek untuk dikembangkan. Dengan prioritas utamanya adalah usaha kecil perorangan/badan usaha dan koperasi yang belum bankable atau tidak mempunyai jaminan yang cukup untuk memperoleh kredit bank dan memiliki omset dibawah 200 juta

Adapun kriteria untuk menjadi calon Mitra Binaan, yaitu:

- Memiliki kekayaan bersih maksimal 200 juta (tidak termasuk tanah & bangunan)
- Memiliki omset penjualan maksimal 1 milyar per tahun
- Milik Warga Negara Indonesia
- Berdiri sendiri, bukan merupakan anak/cabang perusahaan menengah atau besar
- Berbentuk usaha perorangan atau badan usaha termasuk koperasi
- Telah melakukan kegiatan usaha minimal 1 tahun dan mempunyai potensi serta prospek untuk dikembangkan
- Mempunyai modal sendiri minimal 25% dari keperluan dana untuk pengembangan

Untuk mengajukan dana Kemitraan terdiri dari beberapa tahap, yaitu: pertama mengajukan permohonan dana kemitraan, lalu akan dilakukan evaluasi awal dan survey ke lokasi usaha dan memasukkan permohonan dalam RKAP, jika disetujui oleh Direksi dan pemegang saham, selanjutnya akan diberikan pembekalan, lalu akan dilakukan pengevaluasian akhir disertai dengan analisa, setelah itu baru dilakukan, penyaluran dana kepada Mitra Binaan. Dengan sasaran programnya yaitu usaha kecil & koperasi yang berada di sekitar PT RNI group, dan telah memiliki kegiatan usaha serta mempunyai prospek untuk dikembangkan, dengan prioritas utamanya adalah usaha dan koperasi yang belum bankable, atau tidak memiliki jaminan yang cukup untuk memperoleh kredit dari bank serta memiliki omset dibawah 200 juta

Dengan penyaluran dana tersebut, diharapkan usaha kecil dan koperasi di sekitar PT RNI akan menjadi mandiri dan terus berkembang