Phapros Laksanakan RUPS Laporan Keuangan Tahun Buku 2018

PHAPROS LAKSANAKAN RUPS LAPORAN KEUANGAN TAHUN BUKU 2018JAKARTA – PT Phapros Tbk melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Laporan Keuangan Tahun Buku 2018, Kamis, 14 Maret 2019, di Hotel JW. Marriot, Jakarta. RUPS yang dipimpin oleh Komisaris Utama PT Phapros Tbk, J. Nanang Marjianto tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) B. Didik Prasetyo selaku perwakilan pemegang saham mayoritas Phapros, anggota Dewan Komisaris, Direktur Utama Phapros Barokah Sri Utami beserta Jajaran Direksi Phapros dan para pemegang saham.

RUPS Phapros Tahun Buku 2018 membahas empat agenda, yaitu persetujuan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2018, penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018, penetapan gaji/honorarium serta tunjuangan untuk Tahun Buku 2019 dan tantiem atas kinerja untuk tahun Buku 2018 bagi Direksi dan Dewan komisaris Perseroan, serta penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk mengaudit keuangan Perseroan untuk Tahun Buku 2019.

Saat memaparkan laporannya, Barokah Sri Utami yang akrab disapa Emmy menyampaikan kinerja Phapros pada Tahun Buku 2018. Sepanjang 2018 Phapros berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 133,29 miliar atau naik 6,41% dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 125,27 miliar. Dari sisi pendapatan, Phapros meraih Rp 1,02 triliun atau naik 2,33% dibanding capaian tahun 2017 sebesar Rp 1 triliun. Begitu pula dari sisi aset mengalami peningkatan dengan nilai aset Phapros di tahun 2018 sebesar Rp 1,87 triliun dari sebelumnya sebesar Rp 1,17 triliun.

Lebih lanjut, Emmy menyampaikan pencapaian Phapros dari sisi tata kelola perusahaan melalui peningkatan skor GCG menjadi 86,72 dari sebelumnnya sebesar 79,48. Phapros juga berhasil memperoleh skor tingkat kesehatan perusahaan 82,5 (Sehat-AA).

Saat memasuki agenda penyampaian Laporan Komisaris dipaparkan mengenai berbagai persetujuan penting yang diberikan secara tertulis selama 2018, diantaranya persetujuan akuisisi PT Lucas Djadja dan PT Lucas Transmamin Perkasa dan persetujuan aksi korporasi peluncuran saham perdana PEHA di Bursa Efek Indonesia.

Adapun, RUPS memutuskan besaran deviden Phapros yang akan di berikan pada tahun ini yaitu sebesar 70%. Rapat kemudian menyetujui dan mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2018 dengan opini “wajar dalam semua hal yang material”. (Humas RNI)