Tertib Pengadaan, RNI Gelar Pelatihan Penyusunan TOR dan HPS

BOGOR – PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) melaksanakan pelatihan penyusunan Term of Reference (TOR) dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS), Selasa, 8 Mei 2018, di Hotel Grand Mulya, Bogor. Pelatihan yang digelar dua hari ini bertujuan untuk menegaskan kembali pentingnya penyusuanan TOR dan HPS yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dalam proses pengadaan.

Dalam sambutannya Head Administrasi SDM RNI Welly Bend mengatakan, TOR dan HPS merupakan bagian penting dalam proses pengadaan. TOR akan menjadi dasar dalam penyusunan kontrak dengan vendor.

“Semuanya berdasarkan pada TOR. Apabila dalam menyusun TOR tidak lengkap maka berpotensi ada proses yang hilang pada saat melakukan pekerjaan. Demikian juga dengan HPS yang menjadi dasar perhitungan biaya atas pekerjaan barang atau jasa, harus dikalkulasikan berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya sebelum membuka acara.

Welly mengatakan, selama kurang-lebih 1,5 tahun terakhir dari beberapa pengadaan yang dilakukan masih ditemukan ketidakseragaman atau belum adanya satu pemahaman yang sama terkait bagaimana menyusun TOR dan HPS. Diharapkan, melalui pelatihan ini dapat dibuat standar acuan yang sama terkait penyusunan TOR sumber-sumber dalam HPS.

“Selamat mengikuti pelatihan. Semoga, selama dua hari ini kita bisa melaksanakan dan mengikuti acara penatihan ini dengan baik,” harapnya.

Acara pelatihan yang diikuti oleh Head, Tim Lelang, dan para staf perwakilan dari tiap Group ini dipandu oleh pembicara dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP). (Humas RNI)