English Version | Home | webmail | FAQ | Hubungi Kami

Text Size : + | -

PT Rajawali Nusantara Indonesia berawal dari perusahaan perdagangan hasil bumi Oei Tiong Ham Concern di Semarang. Pada tahun 1961 diambilalih oleh pemerintah. Tahun 1964, perusahaan itu berubah nama menjadi PT Pusat Perkembangan Ekonomi Nasional Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). RNI bergerak di tiga bidang usaha, yaitu agroindustri, farmasi dan alat kesehatan, serta perdagangan dan distribusi. Saat ini RNI memiliki 1 perusahaan induk (holding company) dan 15 anak perusahaan dan 3 cucu perusahaan dengan total karyawan hingga Desember 2008 mencapai 15.928 orang. Total asset per akhir 2008 tercatat sebesar 4,2 triliun rupiah. Dalam bidang agro-industri, RNI memiliki 10 pabrik gula di Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Timur, perkebunan sawit dan perkebunan the serta beberapa pabrik pengolahan produk hulu dan samping berbasis tebu.

Selain itu juga ada pabrik pakan ternak, pabrik particle board, kanvas rem, pabrik alkohol, dan pabrik pengolahan pupuk campuran (mixed). Saat ini RNI tengah melakukan asistensi revitalisasi PG Takarar dan PG Camming di Sulawesi Selatan. Di bidang farmasi dan alat kesehatan meliputi pabrik obat, pabrik alat suntik dan kondom serta pabrik rontgen dan peralatan X-ray. Dan di bidang perdagangan dan distribusi memiliki kantor cabang yang tersebar di kota-kota besar seluruh Indonesia. Di bidang perdangangan dan distribusi, RNI memiliki 36 jaringan distribusi yang tersebar di kota-kota besar di seluruh Indonesia dan mengageni produk-produk kesehatan, consumer serta penjualan produk-produk yang dihasilkan sendiri.


 

» Berita Terbaru
Rabu, 10 Maret 2010
RNI Bangun Pabrik Gula (PG) Baru
Dikutip Oleh : Kevin Elfrianto
Sumber: Humas RNI, Jakarta, 9 Maret 2010. PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang Agro Industri, Farmasi & Alat Kesehatan dan Perdagangan & Distribusi, berencana membangun pabrik gula (PG) yang berlokasi di Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang Propinsi Jawa Timur.

PG tersebut dibangun dengan tujuan turut memenuhi kebutuhan gula nasional yang terus meningkat hingga 5% per tahun. Menurut Direktur ... Selengkapnya


Selasa, 09 Maret 2010
Bangun Pabrik gula, RNI Investasi Rp 1,5 Triliun
Dikutip Oleh : Kevin Elfrianto
Sumber: Investor daily, 9 Maret 2010. Jakarta : PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) berencana membangun dua pabrik gula di Malang Selatan dan Madura, dengan nilai investasi Rp 4,5 triliun.

Pembangunan pabrik tersebut tahun ini masuk tahap pra studi kelayakan. Sedangkan proses perizinan hingga konstruksi fisik pabrik ditargetkan selesai ... Selengkapnya


09 Maret 2010

09 Maret 2010

09 Maret 2010

08 Maret 2010

10 Maret 2010

08 Januari 2010

07 Oktober 2009

16 Maret 2009

»
Secara konsolidasi, bidang usaha agro industri ini merupakan bidang usaha yang anak perusahaannya paling banyak, mengelola aset paling besar, dan memiliki karyawan paling banyak dalam lingkungan group RNI. Saat ini RNI (dan anak perusahaan-anak perusahaan dibawahnya) mengelola beberapa jenis usaha agro industri yang meliputi : Industri Tebu, Kelapa sawit, teh, karet, holtikultura, dan tanaman obat.
Sebagian besar alat kesehatan yang diperdagangkan PT RNI berasal dari impor dimana PT RNI bertindak sebagai agen tunggal di Indonesia. Alat kesehatan tersebut meliputi alat laboratorium kecil sampai besar, alat-alat kedokteran gigi, reagent, benang bedah, dan lain lain, Produk farmasi atau obat-obatan dihasilkan oleh PT Phapros, Tbk di Semarang, Produk yang dihasilkan dapat dikelompokkan berdasarkan kriteria.
Bidang usaha perdagangan dapat dikelompokkan menjadi tiga yaitu: perdagangan obat-obatan dan alat kesehatan, perdagangan umum, dan perdagangan agro. Bidang usaha perdagangan ini didukung oleh jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. Bidang perdagangan umum ini ruang lingkupnya sangat luas, dan menjadi peluang bagi setiap cabang RNI untuk dapat mengembangkan sesuai dengan potensi yang ada di daerah masing-masing.



Jl. Denpasar Raya Kav D. III Kuningan Jakarta 12950
Telp. 021-2523820 2523830, Fax. 021-5202827
Email : publicrelation
Halaman ini ditampilkan dalam waktu 0.76512 detik